Tuesday, October 18, 2016

Info Bocoran OPPO R9s Plus

OPPO R9s Plus terlihat nongol di hasil benchmark Antutu Gan. Nama device dan spesifikasi terlihat memang milik OPPO R9s Plus. Dari hasil Antutu benchmark terlihat bahwa OPPO R9s Plus akan dipersenjatai dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 653, RAM sebesar 6GB dan GPU Adreno 510. Sedangkan internal storage yang disematkan adalah sebesar 64GB, menjalankan Android 6.0.1 Marshmallow, dan layar Full HD sebesar 6 inch. Sedangkan untuk kamera depan dan belakang akan sama-sama berkekuatan 16 MP.
Antutu Benchmark Oppo R9s Plus
Spesifikasi OPPO R9s Plus :
  • Display : 6.0 inch Full HD 1080p display
  • Battery : 4,000 mAh
  • Camera  : 16 MP with an aperture of f/1.7
  • Processor : Snapdragon 653 MSM8976 Pro
  • RAM: 6 GB
  • ROM : 64 GB internal storage
  • Fingerprint Sensor
  • Connectivity : Dual nano Sim + VOLTE
  • Weight : 185 grams
  • Operating System : Color OS 3.0 based on Android 5.1 Lollipop
Source : Weibo

Menurut rumor untuk model OPPO R9s Plus akan diluncurkan setelah peluncuran OPPO R9s versi reguler.

Monday, October 17, 2016

BlackBerry Siapkan Ponsel Android BlackBerry Mercury

BlackBerry menggeliat lagi dengan mempersiapkan ponsel berbasis android berikutnya dengan nama kode BBB100-1 alias Mercury. Bocoran ini terlihat di website benchmark Geekbench. Dari spesifikasi sepertinya menyasar pasaran kelas menengah (dengan harga Blackberry). Mercury akan dirilis berbasis Android 7.0 Nougat, prosesor octa-core Qualcomm Snapdragon (kemungkinan SD625) 2.02 GHz, dan GPU Adreno 506, RAM 3GB. 

Benchmark Blackberry Mercury
Spesifikasi Blackberry Mercury :
  • Operating System: Android 7.0 Nougat
  • Processor: 64-bit Octa-Core Qualcomm Snapdragon 625 @ 2.02 GHz
  • Memory: 3GB RAM

Nanti jika ada info lebih lanjut akan saya infokan Gan.

Sunday, October 16, 2016

Bocoran Foto Xiaomi Mi Note 2

Phablet Xiaomi Mi Note 2 sudah mendekati tanggal peluncuran. Gambaran dugaan model Xiaomi Mi Note 2 sudah mulai banyak beredar. Gambar terbaru menunjukkan Xiaomi Mi Note 2 yang "borderless" yaitu bezel pinggiran yang tipis. Memang dalam gambar ini tidak ada pernyataan resmi dari Xiaomi tentang kebenaran model yang beredar ini. Jika memang nantu bentuknya ber-bezel tipis seperti ini tentunya sangat mantab karena tampilan layar yang sangat penuh. Untuk spesifikasi belum ada update rumor terbaru masih seperti rumor sebelumnya yaitu layar akan berukuran 5.7-inch QHD AMOLED 2560 × 1440, prosesor Qualcomm Snapdragon 821 64-bit quad-core, GPU Adreno 530, RAM sebesar 6GB, MIUI 8 dengan basis Android 6.0.1 Marshmallow atau bahkan bisa saja berbasis Android 7.0 Nougat.

Xiaomi Mi Note 2
Karena bezel yang sangat-sangat tipis sehingga bentuknya terlihat sangat kotak. Ada yang sumber lain yang menyangkan jika gambar ini bukan Mi Note 2. Namun gambar ini berasal dari Weibo yang biasanya memang banyak sekali bocoran-bocoran gambar produk Xiaomi yang akan dirilis.

Xiaomi Mi Note 2
So kita tunggu saja nanti jika ada update terbaru akan saya share.

Friday, October 14, 2016

Ponsel Android Xiaomi Berlayar Fleksibel

Persaingan fitur ponsel Android saat ini benar-benar ketat. Sudah pernah terdengar kabar jika di masa depan ponsel akan menggunakan layar fleksibel yang bisa di tekuk. Bahkan di even IFA 2016 Lenovo sudah mendemo kan layar fleksibel yang masih berbentuk prototype. Dan sepertinya saat ini Xiaomi sudah memulai mengerjakan ponsel dengan layar fleksibel. Informasi ini saya baca di Weibo. Dari gambar yang saya lihat memang sepertinya benar-benar nyata bukan gambar editan sotoshop. Mungkin ini masih sekedar prototype. Dan juga ada video yang menunjukkan posisi Home Screen dan beberapa aplikasi.

Layar Fleksibel Xiaomi
Memang kalau dilihat dari sekedar gambar saja sepertinya masih belum benar-benar informasi yang akurat. Coba cekidot video dibawah ini dan bagaimana pendapatmu?



Dari video tersebut bisa kita lihat pengoperasian yang halus, bernavigasi dan juga layar yang ditekuk-tekuk ketika mengoperasikannya. Nah pertanyaannya kalau memang nantinya Xiaomi memproduksi ponsel dengan layar fleksibel seperti ini apakah akan dijual dengan harga murah? karena seperti yang kita tahu Xiaomi adalah jagonya yang murah-murah. Kita lihat saja nanti.

Wednesday, October 12, 2016

Review Honda Beat 2016

Overture
Selama dua tahun ini saya menggunakan motor matic dari merk "Y" dan hampir setiap hari selalu terpikir untuk ganti motor ke Honda. Kenapa waktu itu saya memilih merk "Y" ? Saat itu saya belum terlalu paham dunia motor matic. Saya mikirnya semua motor matic sama saja dari segi apapun. Seluruh anggota keluarga semua adalah pemakai merk Honda. Saya mikirnya ingin tampil beda dengan merk lain. Awalnya saya juga tidak terlalu kepingin untuk beralih ke matic. Waktu itu istri membeli Honda Beat 2014, saya benar-bener terpesona dengan kenyamanan matic ini. Biasanya naik motor bebek cepet pegal badan, namun setelah memakai motor matic Honda Beat teryata nyaman dan tidak cepat pegal ke badan. Akhirnya setelah 6 bulan kemudian saya beralih ke matic merk "Y". Dan ketika pertama kali mengendarai saya langsung kaget kok beda sekali baik dari segi tarikan, kenyamanan DLL (banyak kalau dijabarkan). Akhirnya setelah 2 tahun pas saya memakai matic "Y" tersebut, keinginan untuk bermigrasi ke Hondat Beat terealisasi juga. Oke untuk pembukaan saya rasa cukup yukk lanjut ke review.

Honda Beat FI 2016
Seperti yang kita tahu secara kasat masa Honda Beat FI 2016 mengalami perubahan bentuk fisik dibandingkan Honda Beat sebelumnya. Banyak fitur yang mengalami perubahan dan penambahan yang dibawa oleh Honda Beat 2016 ini. Model adalah salah satu pertimbangan saya memilih Honda Beat 2016 ini. Karena memang saya tidak punya pilihan motor tipe lain di benak saya ketika memutuskan ingin ganti motor matic. Mesin masih 110 cc pun tidak masalah buat saya karena saya bukan pembalap. Oiya disini yang saya review adalah Honda Beat FI 2016 CW ya karena cari yang paling murah. Berikut beberapa perubahan yang dibawa Honda Beat FI 2016 :
  • Mesin 110 cc berpendingin udara eSP
  • Fitur ECO Indicator yang akan membantu anda berkendara secara irit. Saat anda berkendara dengan irit, indikator ini akan menyala di panel meter.
  • Akselerasi mencapai 12,6 detik pada jarak 0-200m.
  • Top speed hingga 94 km/jam
  • Penggunaan BBM 59 km / liter dengan penggunaan fitur ISS (metode pengeteas EURO 3)
  • Kapasitas fuel tank lebih besar hingga 4 liter.
  • Ban tubeless.
  • Combi Brake System (CBS) untuk tipe CBS dan CBS ISS.
  • Standar samping otomatis (side stand switch) – Mesin tidak dapat dinyalakan saat standar samping dalam posisi turun, sehingga menghindari resiko pengendara lupa menaikkan standar samping.
  • Parking Brake Lock – Berfungsi sebagai rem tangan, mencegah motor loncat saat menghidupkan mesin, serta praktis dan nyaman saat parkir atau berhenti di tanjakan.
  • Secure Key Shutter – Sistem penguncian bermagnet yang kuat dan nyaman, untuk menghindar resiko pencurian.
  • Kapasitas bagasi besar (11 liter).
  • Ketinggian jok yang nyaman setinggi 740 mm.
  • Speedometer dengan gabungan digital-analog.

Speedometer gabungan digital-analog

Speedometer Honda Beat 2016
Dari segi tampilan di speedometer perubahannya cukup lumayan. Indikator perpaduan analog dan digital disematkan disini. Untuk speedometer masih menggunakan tipe analog sedangkan bagian digital adalah indikator jarak tempuh (KM) dan indikator bahan bakar. Kelemahan di sisi ini mungkin menurut saya lampu / cahaya penerangan di tampilan ini kurang terang. Dalam kondisi jalanan gelap saya lihat indikator digital tidak terlalu terang. Dan indikator ECO akan sering ON jika kita mengendarai dalam keadaan stabil (tidak betot gas terlalu dalam atau di betot perlahan). Dan di bagian navigasi ini yang juga mengalami perubahan adalah saklar sein dan tombol klakson yang sekarang lebih terjangkau untuk di pencet. Kalau di tipe Honda Beat lama tombol klakson terlalu tinggi dan agak jauh untuk jangkauan jari. Di tipe Beat 2016 ini tombol lebih "datar" dan mudah terjangkau.

Navigasi Klakson dan Sein Honda Beat 2016
Ban Tubeless dan Velg Model Baru
Ban tubeless adalah sebuah keputusan yang cerdas. Matic merk lain dengan rentang harga sama belum ada fitur ban tubeless dan ini bisa menjadikan pertimbangan untuk dijadikan pilihan. Jari-jari velg menggunakan model baru.

Ban Tubeless Honda Beat FI 2016
Buat yang belum terbiasa pakai ban tubeless mungkin akan sedikit kaget dengan tingkat kekerasannya. Namun untungnya shock yang empuk Honda Beat bisa mengurangi kekerasannya. Ban ukuran depan 80-90 dan belakang 90-90 standar ukuran Honda kelihatan bikin gagah tidak seperti ban cacing di merk sebelah.

Lampu Depan / Tampilan Depan


Sorot Lampu Depan Honda Beat 2016
Bagian depan mengalami perubahan model. Sebenarnya saya masih suka tampilan depan dari Honda Beat tipe lama. Bagian lampu sein menjadi lebih "lancip" dan memanjang. Oya dan ada tambahan lampu semacam lampu kota yang menyala ketika kontak di posisikan ON. Ketika posisi motor menyala baru head-lamp utama akan menyala. Dan sorotan lampu utama sekarang menjadi lebih jauh (seperti posisi DIM Honda Beat lama) namun ruang kosong jarak pendek sorotannya digantikan oleh lampu kota tadi.
Bagian Depan Honda Beat FI 2016
Jok


Untuk bagian jok ada pengembangan sedikit. Bentuknya sekarang untuk bagian pengemudi bagian depan sedikit lebih kotak dan lebar dibandingkan Beat tipe lama. Dan sayangnya untuk tingkat kekerasan jok masih sama seperti Honda Beat tipe lama masih sama-sama keras (untuk hal jok ini saya merasa lebih cocok dengan tipe jok matic merk "Y"). Namun masalah kekerasan jok ini relatif karena penilaian masing-masing Rider tentunya sangat berbeda. Dan ketinggian jok sepertinya juga tambah tinggi karena saya agak berjinjit ketika naik Beat 2016 ini.

Jok Honda Beat 2016
Yang mengalami perubahan lain adalah bagian untuk menempatkan barang / glove di bawah kemudi. Di bagian sebelah kanan kedalaman ruangan sekarang menjadi lebih "dangkal" daripada tipe Beat yang lama.

Kantong Beat
Riding Position
Riding Position atau posisi mengemudi saya merasakan sangat berbeda. Handling juga saya rasakan lebih enak Beat FI 2016. Tapi karena perubahan Handling dan riding position ini saya merasakan awal-awal menggunakan Beat 2016 adalah pegal di bagian pundak kiri. Dulu ketika awal memakai matic "Y" saja juga merasakan pegal-pegal di bagian pundak kiri namun setelah agak lama mungkin jadi terbiasa dan rasa pegal-pegal tersebut juga hilang.

Bagian CVT dan Shock Honda Beat 2016
Performa
Secara performa jika dibandingkan dengan Beat tipe lama tidak ada perubahan signifikan namun mungkin karena ini masih motor baru untuk menggapai top speed (sekitar 80 kpj, lebih dari itu saya tidak berani) sangat cepat. Getaran mesin lebih halus dan stabilitas berkendara juga lebih mantab (sekali lagi mungkin karena ini masih motor baru). Oh ya dan yang asyik adalah Electric Starter juga halus dan senyap bahkan terkadang saya belum menyadari kalau ternyata motor sudah hidup (sudah seperti tipe Vario). Seperti yang kita tahu kalau Beat lama electric starter sangat dikenal istilah "bletak dorrrr" karena begitu berisiknya ketika di starter. Sedangkan untuk Kick-starter juga lebih mudah "nyantol" ketika di genjot.

Lampu Belakang Mirip Vario 2016
Untuk tampilan lampu belakang makin lincip dan mirip Vario 2016 yang sudah memakai LED. Namun ukurannya lebih ramping Honda Beat 2016. Menurut saya model lampu belakang sudah keren dibandingkan Beat tipe lama yang menurut saya "gendut" untuk bagian belakangnya.

Tampilan Belakang Honda Beat 2016
Kesimpulan
Saya belum pernah mencoba motor ini untuk jarak jauh karena masih terkendala STNK belum jadi ketika saya menulis review ini. Nanti jika surat kendaraan sudah ditangan rencananya akan coba test drive di jalanan untuk jarak jauh. Oiya untuk karakter rem sepertinya unit yang saya pakai ini terasa lembut yang jadinya saya merasa rem kurang pakem baik rem depan maupun belakang. Ntah memang karena karakter handling rem seperti ini atau unit saya kurang pakem rem-nya (service perdana akan saya konsultasikan ke mekanik AHASS). Namun secara umum saya menyatakan sangat puas dengan motor ini karena memang saya sudah merasa cocok dengan Beat bahkan ketika belum membeli motor ini.

Keunggulan Honda Beat FI 2016 :
  • Mesin yang halus dan enteng
  • Tarikan yang handal (dan progresif)
  • Handling yang makin nyaman
  • Model yang (menurut saya) menarik
  • Shock empuk khas honda
  • Irit bahan bakar
  • Indikator ECO Riding yang sangat membantu
  • Electric Starter yang makin halus dan senyap
  • Ban Tubeless
  • Variasi Velg model baru


Kekurangan Honda Beat FI 2016 :
  • Lampu belum LED
  • Parking Brake Lock posisinya terlalu jauh dari jangkauan jari secara langsung
  • Jok yang keras
  • Handling rem lembut namun membuat rem serasa kurang pakem.


Honda Beat FI 2016
So buat kamu yang ingin membeli Honda Beat 2016 saya secara pribadi sangat menyarankannya. Karena di rentang harga yang sama fitur yang diberikan masih lebih menarik fitur dari Honda Beat FI 2016. Semoga bermanfaat.

Monday, October 10, 2016

Ponsel Android Cina Terbaik 2016

Ponsel cina atau Pocin dulunya identik dengan barang murahan gampang rusak. Tapi sekarang pandangan itu sudah berubah karena ponsel cina saat ini sudah mendunia dan di beberapa negara bahkan sudah hampir menguasai pasaran. Dan pocin sekarang pun tidak sekedar mengejar kuantitas namun juga mengutamakan kualitas baik secara software maupun hardware serta material bahan yang digunakan. Disini saya merangkum ponsel Cina yang menurut saya terbaik pada tahun 2016 ini. Sebagian besar ponsel ini memang tidak masuk Indonesia secara resmi karena terkendala aturan TKDN. Namun kamu bisa mendapatkan ponsel ini melalui garansi distributor yang mengimpor ponsel-ponsel Cina berikut ini. Tanpa banyak basa-basi berikut ini daftarnya.
Android
1. Lenovo Vibe P1


Lenovo Vibe P1
Lenovo Vibe P1 ada di rentang harga Rp. 3,820,000 ketika saya menulis artikel ini. Keunggulan yang ditawarkan adalah ukuran baterai yang sangat besar yaitu 4,900 mAh. Namun bukan hanya sektor baterai saja yang menjadi unggulan. Baterai besar disertai fitur fast-charging adalah perpaduan yang yahud. Selain itu ada fitur sensor fingerprint, layar 5.5-inch full HD.

2. Meizu Pro 5 

Meizu Pro 5 
Meizu Pro 5 mengusung spesifikasi yang sangat oke. Menggunakan prosesor Exynos 7420 2.5 GHz (sama seperti Samsung Galaxy S6), kamera resolusi besar 21 MP, ada 2 pilihan ram yang bisa dipilih yaitu 3 GB atau 4 GB, scanner fingerprint, layar 5.7-inch Full HD, dan baterai sebesar 3,000 mAh. Harga di pasaran internasional ada dibawah harga USD $500. Sedangkan untuk pasaran Indonesia harga distributor mulai 4.8 juta hingga 6 juta tergantung pilihan RAM.

3. OnePlus 3

OnePlus 3
Seri ke 3 besutan OnePlus ini mengusung spesifikasi yang benar-benar oke. Yang sangat mencolok adalah prosesor Snapdragon 820 dengan sokongan RAM sebesar 6 GB. Desain yang minimalis dan juga hasil jepretan kamera yang sangat bagus. Harga di Indonesia dengan garansi distributor mulai di kisaran 6 juta hingga 7.5 jutaan.

4. Xiaomi Mi 5 dan Mi 5 Pro
Tidak afdhol kalau Xiaomi belum masuk di list ini. Disini Xiaomi Mi 5 dan Mi 5 Pro saya masukkan list karena memang mempunyai nilai tawar yang sangat baik. Segi desain yang menurut saya sangat bagus dan juga disertai spesifikasi dan fitur yang oke. Versi regular Mi5 mempunyai panel 3D glass, pilihan storage 32 GB atau 64 GB dan RAM 3 GB. Sedangkan versi Mi5 Pro storage yang ditawarkan sebesar 128 GB, RAM 4 GB dan bahan belakang ponsel dari keramik. Kedua varian ini sama-sama dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 820 dan fitur kamera 4-axis optical image stabilization (OIS).

Xiaomi Mi 5
5. Huawei Honor 8

Huawei Honor 8
Secara pribadi ini ponsel yang saya idamkan. Desain adalah faktor utama yang saya suka. Namun ketika saya mengirim email ke Huawei Indonesia ponsel ini belum bisa dipastikan akan dijual di pasaran Indonesia untuk saat ini. Body-nya dibalut dengan bahan kaca dan aluminium. Ukuran layarnya sebesar 5.2-inch full HD 423 ppi. Menurut review luar, ponsel ini cepat dan gegas dalam pengoperasiannya. Hasil kamera yang sangat mumpuni. Di pasaran luar Huawei Honor 8 dijual dengan harga dibawah USD $400. Untuk pasaran Indonesia belum ditemukan barang garansi distributor yang masuk.

6. ZUK Z1  
Ini adalah merk yang sempat bikin heboh dunia android di Indonesia. Heboh karena menggunakan sertifikasi palsu demi bisa masuk pasar Indonesia. ZUK Z1 mengusung fitur scanner fingerprint, hasil kamera yang sangat baik, layar besar berukuran 5.5-inch Full HD, prosesor Snapdragon 801, CyanogenMod OS 12 berbasis android L, internal storage 64 GB, RAM 3 GB, baterai sebesar 4,100 mAh dan kamera 13 MP dengan sensor Sony.

ZUK Z1

7. Huawei P9
HUAWEI P9 Lite - White
Ini adalah model ke 4 dari seri P yang di keluarkan oleh Huawei. Yang digemborkan adalah "Pocket DSLR" karena menjanjikan hasil kamera yang setara dengan DSLR. Yang menyediakan kameran untuk Huawei P9 adalah perusahan asal Jerman yaitu Leica  yang memang sudah di akui adalah salah satu pemain besar di dunia kamera. Huawei P9 menjalankan Android Marshmallow, prosesor HiSilicon Kirin 955, RAM 3 GB, internal storage 32 GB dengan tambahan slot MicroSD serta baterai berukuran 3,000 mAh. Harga yang ditawarkan adalah dibawah USD $559. Sedangkan untuk pasar garansi Distributor di Indonesia dijual mulai harga 6 jutaan.

Huawei P9

So semoga bermanfaat buat kamu yang mencari ponsel android berkualitas dengan harga yang relatif terjangkau.

Rekomendasi Xposed Modul Oppo F1 Plus

Cukup banyak email masuk yang menanyakan modul apa saja yang saya pakai untuk Oppo F1 Plus. Sebenarnya mau menjawab rancu juga karena modul ini sebenernya sesuai kebutuhan saja. Kenapa harus memakai modul yang saya gunakan jika orang lain belum tentu membutuhkannya. Jadi fokusnya begini saja, modul apa yang pernah saya pakai dan berjalan dengan baik di Oppo F1 Plus. Saya sudah mencoba beberapa modul dan memang ada beberapa modul yang tidak bisa berjalan karena memang ColorOS ini termasuk android yang "Heavy" modifikasi. Sudah jauh dari kemurnian android. 

Modul Xposed Oppo F1 Plus
Modul-modul yang tidak bisa berjalan dengan baik di ColorOS kebanyakan adalah modul yang memodifikasi tampilan status bar. Contohnya seperti mengganti/merubah icon baterai. Saya sudah mencoba beberapa modul yang bisa merubah tampilan baterai namun tidak ada yang berhasil. Mungkin ada yang bisa share modul apa yang sukses bisa memodifikasi tampilan baterai bisa share di kolom komentar. Oke untuk saat ini modul yang saya pakai adalah :

1. Amplify
Sebagian besar sudah tahu kegunaan Amplify. Secara garis besar Amplify adalah untuk membantu menghemat baterai dengan melakukan blok pada wakelock/alarm. Keterangan lebih lanjut untuk Amplify bisa di check playstore atau Xda. Modul ini FREE namun ada pilihan untuk donasi. Berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala di ColorOS.

2. BootManager
Modul ini akan mendisable aplikasi agar tidak running ketika ponsel dalam kondisi dinyalakan setelah dimatikan. Oke memang ada aplikasi Security Center di ColorOS yang bisa mendisable autorun aplikasi, namun kebetulan aplikasi Security di Oppo F1 Plus saya disable (ada pertimbangan tertentu mengapa saya mendisable aplikasi security center). Jadi bisa dikatakan ini untuk menggantikan security center. Berjalan dengan baik dan tanpa kendala. Pembahasannya bisa main-main ke forum Xda disini.

3. Greenify
Saya yakin 99 dari 100 orang pasti tahu aplikasi ini. Siapa yang tidak tahu yang mulia Greenify? aplikasi ini adalah salah satu alasan saya melakukan root meski sebenarnya Greenify bisa running tanpa harus di root terlebih dahulu. Greenify akan berjalan maksimal dengan bantuan proses root dan apalagi dengan Xposed maka niscaya akan keluar seluruh kemampuan terbaiknya. Berjalan dengan baik dan tanpa kendala. Aplikasi ini free dan akan lebih maksimal jika bisa memberikan donasi nanti akan terbuka fitur-fitur powefull-nya. Bisa dicari di playstore atau silahkan bermain-main ke forumnya di Xda disini

4. Intelli3G
Nah kalau ini adalah modul untuk bermain-main dengan network mode. Modul ini bisa untuk membantu memodifikasi settingan network mode seperti LTE, 3G maupun mode 2G/Edge. Modul ini saya gunakan untuk membantu profil di Tasker. Jadi disini saya membuat profil di Tasker yang terintegrasi dengan modul ini. Contoh profil saya adalah mempunyai rules seperti ini : Jika baterai mencapai level 20% maka network mode akan berubah ke 2G ONLY yang akan lebih menghemat pemakaian baterai. Jika baterai berada dalam kondisi diatas 20% maka akan kembali ke sinyal LTE atau 3G. Garis besarnya semacam itulah.

5. MaxLock
Modul ini untuk mengunci aplikasi dengan PIN/Pola/Password. Ini masih berhubungan dengan modul no 2 tadi karena akibat saya mendisable aplikasi Security Center jadi saya perlu pengganti untuk melakukan Lock ke beberapa aplikasi tertentu. Seperti yang kita tahu sebenarnya fasilitas ini sudah tersedia secara default namun karena ya itu tadi security center saya disable jadinya saya perlu modul ini untuk menggantikan fitur pengunci aplikasi.

6. MinMinGuard
Modul ini untuk block iklan. Kerennya modul ini bisa melakukan block iklan dimana saja. Baik itu di dalam aplikasi maupun di dalam browser. Tidak perlu dijelaskan panjang lebar fungsinya. Berjalan dengan baik dan tidak pernah ada iklan yang lolos.

7. NekoSMS
Nah ini modul untuk block sms spammer. Jadi kita bisa melakukan block sms sesuai "keyword" yang kita tentukan. Ini adalah fitur yang hilang di ColorOS 3. Padahal fitur block sms ini di ColorOS versi 2 sudah ada include di dalam aplikasi Security Center. Jadi seumpama saya ingin melakukan blok sms yang mengandung kata-kata "jual" maka kita tinggal memasukkan filter "jual" maka nanti jika ada sms yang mengandung kata "jual" tidak akan kita terima. Dan plusnya adalah kita bisa melakukan whitelist khusus kontak. Jadi jika seseorang di kontak kita mengirim sms berisi "jual" masih bisa kita terima.

8. Secure Setting
Ini sebenarnya hanya modul tambahan untuk mengoptimalkan fungsi aplikasi secure setting. 

Sebenarnya ada 1 modul lagi yang sangat bermanfaat yaitu PowerNap (playstore). Modul ini fungsinya sama seperti Stamina Mode di ponsel android keluaran Sony. Cuman sayang sepertinya kurang berjalan optimal di ColorOS. Ada beberapa fungsi yang kurang maksimal ketika saya menggunakan modul ini.
UPDATE: Berita Bagus! developer PowerNap sudah kembali melakukan pengembangan dan update terakhir berjalan dengan baik di Oppo F1 Plus!

Beberapa modul yang pernah saya coba dan berjalan dengan baik adalah (namun saat ini sudah tidak saya gunakan)
  • LightningWall
  • WhatsApp Extensions
  • WhatsApp Mods
  • Youtube AdAway
Sedangkan modul yang pernah saya jalankan namun tidak berjalan adalah :
  • Battery Percentage Text
  • Custom Battery Meter
  • Gravity Box [LP] 
  • Network Speed Indicator (memang sudah ada fitur ini di ColorOS namun tampilannya kurang bagus)
  • Wanam Xposed for Android 5.x.x

Jadi apa saja modul yang kamu gunakan di ColorOS ?? berbagi yuk silahkan tulis saja di kolom komentar.
Semoga bermanfaat.